Office Boy, Bukanlah Profesi Impian

Pada suatu pagi, ketika saya memasuki ruangan di kantor, lho kok ruangan masih agak berantakan dengan gelas berisi sisa minuman kemarin malam, tempat sampah yang masih penuh dengan potongan kertas bekas dan meja yang penuh debu, ternyata hari itu office boy tidak masuk kerja karena sakit, segera saja saya bergegas untuk merapikan meja kerja dan mencuci gelas, barulah saya mulai bekerja seperti biasanya.

Keberadaan office boy yang biasa disebut juga OB sangatlah penting, walaupun menjadi OB bukanlah cita-cita yang didambakan oleh setiap orang. Di kantorku di masing-masing bagian mempunyai seorang OB yang bertugas mulai dari merapikan ruangan termasuk mengepel lantai, mendistribusikan internal memo ke bagian lain, sampai dengan mencuci segala peralatan makan dan bahkan masih pula diberi tugas tambahan untuk dimintakan tolong membeli makanan untuk makan siang para staff ataupun ke bank untuk mencairkan cek untuk petty cash masing-masing bagian dan aneka pekerjaan lainnya seperti menyiapkan minuman untuk peserta rapat.

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat menanyakan kepada seorang OB yang baru saja bergabung di bagianku, apa alasannya memilih pekerjaan sebagai OB, ternyata alasannya sederhana karena dalam kondisi saat ini di mana tingkat persaingan di dunia kerja yang cukup ketat dengan bermodalkan ijasah SMU dan sudah lama melamar pekerjaan di mana-mana tetapi belum ada hasilnya, makanya diterimalah posisi OB ini, dan katanya bekerja sebagai apa saja untuk sementara waktu daripada memberatkan beban orang tua dan setidaknya bisa mengurangi jumlah pengangguran yang kian bertambah pada saat ini, dan kepada OB senior yang usianya cukup lanjut, ternyata alasannya betah bekerja di kantorku dan tidak mempunyai ketrampilan lain  dan biarlah anak-anaknya kelak berprofesi lebih baik daripada sang ayah. Ternyata menjadi seorang OB, bukanlah sebuah profesi impian, walaupun keberadaan OB sangat dibutuhkan oleh sebuah perusahaan.

Untuk menambah penghasilan para OB, biasanya setiap orang yang meminta jasa OB untuk membelikan makanan siang, akan memberikan uang tip dan rata-rata para OB ini akan bekerja lembur sampai jam 19.00 atau lebih setiap harinya dan terkadang bila ada staff yang masuk pada hari Sabtu, mereka juga ikut masuk bekerja. Pada saat mendekati hari raya, biasanya para staff mengumpulkan dana untuk diberikan kepada para OB sebagai tanda terima kasih atas jasa OB selama ini.

Para OB di kantorku, secara total ada sekitar 20 orang, mereka cukup sangat kompak dengan sesama rekan OB, misalnya suatu hari ada salah seorang OB yang mendapat kecelakaan motor di jalan raya, secara suka rela para OB bergantian untuk menunggu OB yang sakit di rumah sakit, begitu pula jika ada salah satu dari mereka yang akan melangsungkan pernikahan, dengan sigap mereka saling membantu mulai dari mendistrisbusikan undangan pernikahan dan hingga menjadi panitia, dan secara berkala para OB beserta keluarganya suka mengadakan acara jalan-jalan bersama dengan meminta partisipasi dana dari para staff dan biasanya keesokan harinya para staff diberikan oleh-oleh berupa makanan ringan daerah setempat.

Secara struktur organisasi di kantorku, para OB ini bertanggung jawab pada bagian umum, tetapi secara harian bertanggung jawab pada bagian di mana OB ini ditempatkan, dan kita dapat juga mengajukan promosi untuk OB yang bekerja di bagian kita menjadi staff. Untuk OB yang ditempatkan di bagianku, biasanya OB ini dilatih oleh saya dan teman-teman untuk pekerjaan administrasi ringan seperti cara merapikan dan mencari file, mempelajari komputer  seperti mengetik di Microsoft office word dan excel di waktu luang mereka dan rata-rata OB ini senang mendapat perhatian dan bimbingan dari para staff untuk kemajuan jenjang kariernya.

Ada salah seorang OB di bagianku melanjutkan kuliah malam setelah pulang bekerja, dan saat ini OB tersebut telah dipromosikan menjadi salah seorang staff di bagianku dan seorang OB lainnya yang tidak melanjutkan kuliah, tetapi cukup telatan dan rapi dalam mengatur file juga telah dipromosikan menjadi staff file. Untuk menggantikan OB yang telah dipromosikan, biasanya kita dapat meminta OB pengganti, yaitu dari bagian cleaning service yang dilatih untuk menjadi OB.

Penghasilan seorang OB biasanya sesuai dengan upah minimum propinsi, yang ditetapkan oleh pemerintah dan biasanya uang tip dan hasil kerja lemburnya yang cukup besar sehingga dengan penghasilannya para OB dapat mencicil rumah tinggal dan motor serta dapat memenuhi kebutuhan hidup dirinya beserta keluarga.

Walaupun terkadang keberadaan OB seringkali terlupakan dalam suatu struktur organisasi tetapi para OB memegang peranan yang penting sebagai bagian dari sebuah perusahaan, ketika saat OB tidak masuk bekerja, kita agak sedikit kerepotan untuk mengurus beberapa hal yang biasa dilakukan oleh OB.

” Copy paste ”