SAAT FRUSTASI, mari kita respon dengan tepat.

Bila Anda frustrasi, jangan merasa sendirian. Anda akan merasa lebih baik saat mengetahui bahwa setiap orang pernah frustasi.
Para tokoh Alkitab juga pernah frustrasi;
mulai dari Abraham yang anaknya diminta kembali oleh Tuhan,
Musa yang frustrasi karena bangsa yang dipimpinnya keras tengkuk,
Elia yang dikejar-kejar Izebel,
Ayub yang merasa apa yang menjadi miliknya tiba-tiba lenyap,
dan masih banyak lagi.
Namun, mereka tetap tampil sebagai pribadi yang kuat. Apa yang membuat mereka tetap bertahan saat frustrasi? Mereka menanggapi keadaan yang tidak menyenangkan dengan respons yang tepat. Mereka sadar semuanya itu merupakan cara Allah untuk mendewasakan mereka.
Bagaimana dengan kita?
Apakah kita sedang frustrasi? Belajarlah untuk melihat bahwa yang kita alami adalah bagian dari rencana Allah yang terbaik. Bila kita tidak berespons dengan tepat, kita bisa kecewa kepada Tuhan, kepada orang lain yang merugikan kita, bahkan kepada diri sendiri.
Satu hal yang kita butuhkan saat frustasi adalah respon yang tepat karena Respons yang tepat terhadap permasalahan yang kita hadapi menentukan langkah kita selanjutnya!