~ SETIA DALAM PERKARA KECIL ~

Sebagian dari antara kita mungkin lebih suka dipercaya dalam hal-hal besar, daripada dalam hal-hal kecil. Memang tanggung jawab dan risikonya juga makin besar. Namun harapannya, semakin besar kepercayaan yang diberikan, semakin besar pula hasil dan kepuasan yang didapatkan. Maka, hal-hal yang sederhana akhirnya hanya dipandang sebagai pekerjaan yang “tidak menantang”.

Namun, firman Tuhan dalam Matius 25:21 mengingatkan kita bahwa yang penting adalah keseriusan kita untuk mengerjakan segala sesuatu-entah hal itu “besar” atau “kecil”. Jumlah talenta yang dipercayakan oleh sang tuan bukanlah hal yang penting, tetapi sikap hamba-hamba yang mengelolanya, itulah yang terpenting. Hamba yang memiliki lima dan dua talenta, mengembangkannya. Itulah cara mereka menghargai kepercayaan tuannya. Akan tetapi, hamba yang memiliki satu talenta,
menimbunnya dalam tanah. Sikap ini tidak berkenan di hadapan Tuhan, sebab ia tidak menggunakan kepercayaan yang ada dengan sebaik-baiknya.

Mari kita melihat kembali apa saja yang telah Tuhan percayakan dalam hidup kita? Mungkin Tuhan memercayakan pekerjaan, keluarga, pelayanan di gereja, persahabatan, harta, atau kemampuan untuk melakukan sesuatu. Sudahkah kita menggunakannya untuk menjadi berkat bagi orang
lain dan menghasilkan karya bagi kemuliaan Tuhan?

Meskipun ada alasan bagi kita untuk bersungut-sungut, tetaplah berjuang untuk setia mulai hari ini. “Sekecil” apa pun yang kita peroleh dari Tuhan, kerjakanlah dengan serius. Sebab orang yang setia dalam perkara kecil, mereka mendapat tanggung jawab dalam perkara yang lebih besar. Di dalam perkara kecil, tanggung jawab kita diasah!

Bacaan : Matius 25:14-30

~ TUHAN MEMBERKATI ~